- Ditulis oleh : Hamrowi pada October 19th, 2009
“Ahhh.. sudahlah”
Mencoba berfikir sistematis, dan penuh logika, serta mengeyahkan perasaan. Pekerjaan di depanku selesaikan dahulu, kemudian ‘rencananya’ merapikan kertas-kertas soal itu lagi.
Tidak ada seseorang pun di kelas ini, kecuali aku.
Apakah harus kuulang lagi pandangan ini? Setengah percaya, sisanya tidak. Tapi ini kenyataan. Kertas-kertas soal itu tersusun sangat rapi. Lebih rapi daripada jika aku yang menyusunnya. ‘Berjejer’ sejajar, seolah harus menggunakan penggaris untuk menatanya. Sisi-sisinya sejajar dengan bagian sisi meja. …baca selanjutnya »
- Ditulis oleh : Hamrowi pada October 19th, 2009
Aku maklum dan mencoba memahami ‘ketidakberesan’ ini. Beberapa kali kuperingatkan untuk tetap tenang dan segera menyelesaikan pekerjaan mereka. Bayangan ini tertuju pada suasana ketika mereka selesai nanti. Aku harus membereskan pekerjaan mereka sendirian, mengemasi perangkat tes, mengurutkan lembar jawab, dan terakhir ngunci pintu.
Masih dalam kondisi yang sangat terkendali. Beruntung, anak-anak sudah aku arahkan untuk meletakkan pekerjaan pada tempatnya. “ini akan meringankan pekerjaan”, gumamku dalam hati. Masing-masing melakukan sesuai dengan instruksi yang kusampaikan. …baca selanjutnya »
- Ditulis oleh : Hamrowi pada October 19th, 2009
Hari senin di minggu kedua Bulan Oktober ini diawali dengan kegiatan rutin tahunan, ulangan tengah semester. Tugas yang tidak bisa dilepaskan sebagai seorang pendidik dan pengajar adalah menjadi ‘pendamping’ dan ‘pemandu’ pelaksanaan tes pada setiap kelompok siswa. Mereka ‘dikumpulkan’ pada setiap ruangan kelas menurut kriteria-kriteria tertentu.
Kalau boleh ‘memilih’, sekali lagi ‘kalau boleh’, lebih bisa menikmati dan lebih ‘produktif’ jika di saat-saat seperti ini melakukan aktivitas pengembangan diri. Sebagai contoh, melengkapi perangkat (lebih tepatnya ‘konsep’ pembelajaran), melengkapi fungsi-fungsi wali kelas, membuat media, atau sekedar ‘melongok’ apa yang terbaru di luar sana. …baca selanjutnya »
- Ditulis oleh : Hamrowi pada October 17th, 2009
Mungkin sebagian dari kita tidak menyadari dan ‘terbius’ dengan beberapa kata-kata yang sangat biasa, namun sangat mempengaruhi alam bawah sadar kita. Coba ingat-ingat kembali pada suatu kejadian dimana anda sedang berbelanja sesuatu di sebuah toko.
Suatu saat, membeli sesuatu bisa menjadi sangat berharga dalam kehidupan kita. Berkenaan dengan apapun, kesehatan, style, hobi, dan lain-lain. Ketika beberapa tempat yang kita kunjungi ternyata tak dapat menyediakan barang yang kita inginkan, maka kepanikan akan melanda diri kita. Secara ektrim, mungkin pertimbangan ‘murah’, ‘mahal’ sudah bukan lagi menjadi acuan. …baca selanjutnya »
- Ditulis oleh : Hamrowi pada October 16th, 2009
Kesibukan dengan sahabat setiaku ‘laptop’ seketika itu terhenti. Tiba-tiba ada isak tangis di ruang Lab IPA yang hanya ada 3 orang ini, spontanitas membuat dua mataku tertuju pada seorang wanita paruh baya itu. Telingaku tidak bisa menghindar dari apa yang dibicarakan temen guru ku, yang juga walikelas, dan orang tua wali siswa itu mengenai nasibnya. Meski dari pojok ruang, dan sebagian tertutupi punggung temanku itu, namun kesedihan tetap terasa menusuk hatiku.
Suaminya tiba-tiba meninggalkan keluarganya semenjak anaknya kelas 2 sekolah dasar. Apapun dia akan lakukan, asalalkan anaknya dapat terus merasakan bangku sekolah. Namun, seiring dengan naiknya jenjang sekolah yang diikuti juga dengan bertambahnya biaya, dia sudah kewalahan untuk membayar biaya tepat waktu.
Bisa, dan akan terus mengusahakan. Tapi minta …baca selanjutnya »